Arsip Bulanan: September 2019

ANUGERAH DALAM PERJUMPAAN DENGAN TUHAN

Oleh : Peter B, MA



Mazmur 70:5 (TB) Biarlah bergirang dan
bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau
Semua orang yang mencari Tuhan akan diganjar
dengan kegirangan dan sukacita. Suatu kebahagiaan yang besar. Tidak akan sia²
semua orang yang mencari Tuhan.
Sementara begitu banyak orang mencari bahagia
dan sukacita di dunia tetapi dengan segera menjadi haus kembali, orang² yang
mencari Tuhan memperoleh jauh lebih banyak dari yang pernah dipikirkan dan
dibayangkannya (lihat 1 Kor. 2:9). Mereka akan dilimpahi dengan keceriaan yang
amat besar!
Jika seseorang mengaku mencari Tuhan namun ia
menjadi bosan, semakin tak berminat dan hatinya menjadi dingin untuk
berhubungan dengan Tuhan sehingga tak menemukan kesenangan di dalam hubungannya
dengan Tuhan, sangat besar kemungkinannya bahwa ia tidak bersungguh² mencari
Tuhan. Ia hanya sekedar memenuhi kewajiban agama belaka.
Jika seseorang sungguh² mencari Tuhan, ia
pasti akan menemukan atau, sebenarnya, Tuhan yang akan membuat diri-Nya dapat
ditemui oleh yang mencari-Nya.
Dan saat seseorang menemukan Tuhan,
sukacitanya tak akan tergambarkan dan tak terkatakan! (Lihat 1 Petrus 1:8-9).
Inilah sebabnya :
Yang mencari Tuhan akan memperoleh segala
sesuatu yang diperlukannya
Dalam Tuhan, ada jawaban, ada apapum yang
dicari dan didambakan jiwa manusia. Pada Tuhan ada damai sejahtera, ada cinta,
ada ketenteraman, ada sukacita, ada kekuatan, ada penghiburan, ada jaminan akan
segala situasi kehidupan, ada pengharapan, ada rasa aman dan ada jamahan
kuasa-Nya yang ajaib, yang memulihkan dan menyembuhkan.
Kita memperoleh yang kita cari dan perlu di
dalam Tuhan. Dan itu diberikan Tuhan dengan cuma² dan dengan murahnya (lihat
Yes. 55:1-3). Percaya dan maukah Anda berseru demi dihantar pada Tuhan, sumber
segala yang baik dalam hidup manusia itu?
Yang mencari Tuhan akan menemukan sesuatu
yang berharga
Pertama², itu pastilah keselamatan jiwa. Kedua
dan seterusnya adalah berkat² yang diberikan bagi kita yang hidup dalam kasih
karunia Tuhan. Berkat² rohani ditambah berkat² jasmani. Menemukan Tuhan serupa
Rut yang bertemu dengan Boas. Rut yang miskin dan hidup bersama mertuanya yang
juga janda miskin, dipertemukan dengan Penebus hidupnya. Sama seperti yang
dikatakan Kristus, “Akulah pintu. Barangsiapa masuk melalui Aku akan
selamat dan menemukan padang rumput”, Rut menemukan pintu yang membuka
segala berkat bagi kehidupannya dan mengubah total seluruh keberadaannya yang
lama maupun pada saat itu. Rut, yang berasal dari bangsa yang ditolak oleh
Tuhan, tidak mewarisi janji Tuhan seperti Israel, yang jalan hidup sebelumnya
kelam dan pahit, kini menjadi istri dari seorang yang terpandang dan baik
hatinya. Itu semua karena Rut telah berniat mencari Allahnya bangsa Israel dan
menjadikan dirinya sebagai penyembah-Nya. Tuhan membuka pintu² berkat dan
kemurahan bagi Rut melalui Boas. Sejak hari itu, nama Rut tercatat sebagai
salah satu moyang juruselamat. Ia masuk dalam rencana besar dan indah dari
Tuhan untuk keselamatan dunia ini.
Di dalam Tuhan, Rut menemukan sesuatu yang
berharga. Tidak hanya satu kali tetapi berkali². Tidak hanya satu atau dua
pemberian tetapi kelimpahan anugerah dari Tuhan.
Yang mencari Tuhan itu bergirang seperti
memeroleh emas dan perak, bahkan lebih lagi. Sebab mereka menemukan sesuatu
yang berharga.
Yang mencari Tuhan tidak akan pernah
dikecewakan
Jika kita dengan tulus mengarahkan hati untuk
menjumpai-Nya, kita tidak akan pernah kecele, yaitu menjadi malu karena salah
menduga atau berharap.
Dia tidak pernah mengecewakan. Yang kecewa
justru adalah mereka yang tidak mau mengambil keputusan datang pada-Nya, yang
terus mengeraskan hati mencari jalan bahagianya sendiri, yang membodohi dengan
puas ada kebahagiaan yang semu dan tidak menetap itu.
Jika kita menemukan apa yang kita perlu di
hidup kita di dalam Tuhan dan begitu berharganya penemuan itu, maka kita tidak
akan pernah kecewa. Sama sekali.
Pertemuan dengan Tuhan malah merupakan obat
bagi segala kekecewaan di hati. Semuanya digantikan dengan pengharapan bahwa
apapun yang terjadi di dunia ini, di dalam Tuhan, kita akan beroleh kebaikan.
Dan bukan hanya di dunia sekarang ini saja tapi di dunia setelah kita
meninggalkan dunia yang sekarang ini.
Perjumpaan dengan Tuhan yang kita alami di
bumi dan berbonus sukacita yang besar akan dilengkapkan dan disempurnakan
dengan sukacita yang tak terukur, yang melampaui segala yang dapat kita rasakan
sekarang, saat kita berjumpa muka dengan muka di sorga dengan Tuhan. Pertemuan
yang terlalu indah untuk digambarkan sebab itu adalah puncak pelepasan segala
rindu yang terpendam begitu dalam dan lama.
Betapa mengharukan dan penuh sukacitanya!
Sebab itu, peganglah firman Tuhan ini.
Datanglah pada Tuhan. Mintalah jamahan-Nya yang ajaib itu. Terimalah segala
kegirangan dan sukacita di dalam Dia.
Mazmur 16:9-11 (TB)
Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku
bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram;
sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia
orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
Engkau memberitahukan kepadaku jalan
kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada
nikmat senantiasa.
Salam revival.
Tuhan memberkati kita semua…


Bagi saudara-saudari yang berminat bergabung dalam group whatsapp dapat menghubungi no whatsapp 082299968682 atau 081803895744 atau 08980858661


Dengan bersedia mengikuti persyaratan di bawah ini:
Persyaratan Bergabung Dalam Group Whatsapp Worship Center Indonesia

PERSPEKTIF PROFETIK: TERKAIT KEADAAN PEMERINTAHAN INDONESIA. Bagian-2 (Cuplikan diskusi di group diskusi dan pemuridan Worship Center Indonesia)

Oleh : Didit I


Beberapa hari ini saat saya sedang berdiam
diri di dalam hadirat Tuhan sambil berdoa untuk Indonesia kemudian Tuhan
memperlihatkan satu kalimat yang sangat jelas dihadapan saya, yaitu
“Sisihkanlah orang fasik dari hadapan raja,
maka kokohlah takhtanya oleh kebenaran.”
(lihat Amsal 25:5).                                          
Roh Kudus menjelaskan bahwa ayat tersebut
menyingkapkan keadaan pemerintahan Indonesia. Tuhan menyingkapkan dihadapan
saya salah satu gambar DNA (asam deoksiribonukleat) seperti yang saya pernah
lihat di rumah sakit dan laboratorium.
Lalu Roh Kudus berbicara dengan jelas
mengatakan, “DNA orde baru (zaman Soeharto) masih mengalir di dalam
pemerintahan Jokowi. DNA yang Aku maksudkan adalah sifat KESERAKAHAN,
KEMUNAFIKAN DAN SEKARANG DITAMBAHKAN LAGI DENGAN AGAMAWI. DNA tersebut akan
terus mengalir dari generasi ke generasi masa kini dan masa depan dalam
kepemimpinan di berbagai bidang kehidupan sampai Aku memuncul para pemimpin,
tokoh-tokoh masyarakat, pejabat-pejabat yang nasionalis, jujur, tulus, berani
dan berhikmat di bangsa ini. Perubahan tersebut akan terjadi di bangsa ini
saat umatKu mau merendahkan diri, bertobat, mencari dan melakukan kehendakKu
 sebab hari-hari ini Aku mendapati umatKu masih membuka diri terhadap roh
keserakahan, kemunafikan dan agamawi……”
Tuhan hendak menunjukkan kepada kita bahwa
ketidakmampuan Jokowi dalam menyelesaikan masalah di bangsa ditandai dengan
tidak segera menyelesaikan berbagai masalah tersebut tetapi kemudian MEMILIH
BERKOMPROMI dengan orang-orang yang tidak ada niatan jujur, tulus untuk
membangun bangsa ini dimana akhirnya Jokowi terjebak dalam cara kompromi yang
dampaknya menimbulkan berbagai kekacauan dan masalah baru di bangsa ini. Inilah
bahasa sindirian dan hajaran Tuhan untuk memukul kita yang masih menjadi
pendukung-pendukung buta tokoh-tokoh tertentu. Tuhan ingin kita segera
mengambil langkah cepat selama masih ada waktu untuk kembali sebagai anak yang
hilang pulang kembali ke rumah bapa demikian kita perlu untuk merendahkan diri,
bertobat, mencari dan melakukan kehendak Tuhan.
Tuhan tidak akan berhenti mematahkan hati
kita sampai umat Tuhan di Indonesia berhenti menjadi pendukung-pendukung buta
 dengan cara meletakkan seluruh pengharapan kita akan pemulihan bangsa ini di
dalam Kristus, bukan para elit politik, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat.
Hal ini diwujurkan dengan menyerahkan seluruh hidup kita dalam tangan Tuhan
lalu mencari dan melakukan kehendak Tuhan.
Kita perlu memastikan bahwa ketika kaki kita
berdiri maka kita sedang berdiri di atas kehendak Tuhan dan jadikanlah
pandangan dari para penulis media sosial, pengamat politik, berita-berita yang
menyajikan fakta dan pandangan netral sebagai DATA TAMBAHAN untuk meneguhkan
PIMPINAN ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN KITA, BUKAN SEBALIKNYA seperti menjadikan
ulasan para penulis media sosial, pengamat politik, berita-berita sebagai
satu-satunya petunjuk dan dasar dalam kehidupan kita. Hal ini dimaksudkan
supaya kita beroleh pengertian yang makin jelas akan maksud hati dan tujuan
Tuhan terkait demontrasi yang telah, sedang dan akan terus terjadi di berbagai
daerah di Indonesia. 
Semoga Tuhan mengampuni kesalahan kita dan
melatih kepekaan rohani kita dengan hidup sebagai murid-murid Kristus yang
sejati. Amin…..
Tuhan memberkati rekan-rekan sekalian

PERSPEKTIF PROFETIK: TERKAIT KEADAAN PEMERINTAHAN INDONESIA. Bagian-1 (Cuplikan diskusi di group diskusi dan pemuridan Worship Center Indonesia)

 Oleh : Didit I
Menanggapi video yang telah dibagikan bapak
Peter beberapa hari yang lalu, pandangan saya bahwa sikap presiden yang
menyetujui calon pemimpin baru di KPK dan mengubah undang-undang KPK dalam
waktu singkat menjadi pertanda serius benarkah presiden mampu dan masih
berkomitmen memberantas korupsi di bangsa ini? Tuhan yang mengetahui isi hati
dan rencana para pejabat dan presiden di bangsa ini. Saat saya bergumul dalam
doa Tuhan menunjukkan ada perubahan dari sikap hati pemerintah pusat yang
awalnya ingin memberantas korupsi tapi dipertengahan jalan arah langkahnya
berubah karena terlanjur ingin mempertahankan kekuasaannya dengan cara
berkompromi dan bekerja sama dengan orang-orang yang tidak tulus dan kotor
tangannya dengan berbagai kepentingan pribadi/kelompok tertentu.
Tuhan menjelaskan kepada saya bahwa saat Anda
bergaul dengan para pembohong dan Anda tidak bisa mengendalikan pengaruh dari
teman-teman Anda yang pembohong maka cepat atau lambat sikap yang buruk
tersebut akan mengubah pola pikir dan jati diri Anda sebagaimana orang-orang di
sekitar Anda. Sebaliknya jika Anda bergaul dengan orang-orang yang takut akan
Tuhan, jujur, tulus, bijaksana dan berani menyampaikan keadilan maka
sifat-sifat yang takut akan Tuhan, jujur, tulus, bijaksana dan berani menyampaikan
keadilan akan mempengaruhi pola pikir, sikap hati dan kehidupan Anda. Oleh
karena itu orang-orang disekitar kita menentukan jati diri kita yang
sebenarnya.
Demikian juga semangat perjuangan Jokowi telah
berubah arah dari keinginan memberantas korupsi berubah arah menjadi mengikuti
arus oligarki di bangsa ini.
Beberapa hari yang lalu Tuhan berbicara kepada
saya bahwa pemerintahan Jokowi akan terus digoncang Tuhan untuk menunjukkan
kepada umatNya terkait:
1. Keterbatasan kepemimpinan Jokowi sebagai
presiden dalam menyelesaikan berbagai masalah di bangsa ini seperti kerusuhan
di Papua, sikap Jokowi yang mendukung DPR untuk melemahkan kinerja KPK, RKUHP
yang tidak akan menyelesaikan berbagai masalah di bangsa ini, intoleransi antar
agama, dll.
2. Dorongan ego Jokowi yang sebenarnya ingin
mendapatkan mendapatkan dan menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi
atau kelompok tertentu.
3. Indonesia sedang mengalami krisis para
pemimpin nasionalis yang visioner, jujur, tulus, berani, rendah hati dan berhikmat
dalam pemerintahan, terlebih lagi dalam gereja-gereja.
4. Banyak orang di Indonesia (khususnya umat
Tuhan) suka menjadi pendukung-pendukung buta dari pemimpin-pemimpin yang buta.
Kita seharusnya menjadi pendukung-pendukung kehendak Tuhan dan menjadi para
pemimpin yang mengikuti kegerakan Tuhan, yaitu orang-orang yang hidup dalam
kebenaran dan keadilan.
Tuhan mengijinkan kegoncangan terjadi di
bangsa ini karena gereja-gereja telah membuka kesempatan roh agamawi,
keserakahan, kemunafikan menguasai kehidupan umat Tuhan dan pemerintahan di
bangsa.
 Kegoncangan yang terjadi di alam rohani sekarang diwujudkan di alam
nyata seperti kebijakan/sikap pemerintah yang melemahkan KPK, berusaha
menghentikan demontrasi mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia, memberikan
janji penyelesaian berbagai masalah di bangsa ini (tetapi tidak pernah terwujud
dengan baik), termasuk menutupi banyaknya kerugian serta korban jiwa dari
kebijakan pemerintah pusat. Kebijakan pemerintah tersebut akan menimbulkan
berbagai masalah yang baru di bangsa ini.
Jadi, marilah kita merendahkan diri,
bertobat, mencari dan hidup dalam kehendak Tuhan
 bukan menjadi
pendukung-pendukung atau pemimpin-pemimpin buta sebab Tuhan akan terus
menunjukkan betapa sia-sia orang yang berharap kepada manusia dan betapa
pentingnya kita berharap kepada Tuhan.

HIKMAT TUHAN DAN ORANG BODOH

Oleh : Peter B, MA
Amsal 24:7 (BIMK)
Orang bodoh tidak dapat menyelami hikmat. Ia
tidak dapat berkata apa-apa kalau orang sedang membicarakan hal-hal penting.
Amsal 24:7 (TL)
Bahwa terlalu payah bagi orang bodoh
memutuskan perselisihan, sebab itu janganlah ia membuka mulutnya dalam majelis
bicara yang di pintu gerbang.
Amsal 24:7 (TB)
Hikmat terlalu tinggi bagi orang bodoh; ia
tidak membuka mulutnya di pintu gerbang.
Pintu Gerbang pada masa bangsa-bangsa di Perjanjian
Lama adalah tempat dimana para pemimpin-pemimpin kota berunding atau bermusyawarah
untuk memutuskan sesuatu. Semacam pertemuan rapat tingkat tinggi untuk
membicarakan masalah-masalah kemasyarakatan pada saat itu.
Dalam Amsal di atas dikatakan bahwa di pintu
gerbang, saat hal-hal pelik dibicarakan dan untuk itu dibutuhkan hikmat untuk
dapat menyelami dan memahami persoalan hingga mencari solusinya, ORANG BODOH
KESULITAN MEMAHAMI SEMUANYA ITU. Hikmat terlalu tinggi bagi mereka. Mereka
tidak pernah memiliki atau mengusahakannya.
Dampaknya, mereka tidak bisa berbicara apa².
Mereka hanya diam saja karena tidak tahu harus menyampaikan pemikiran yang
tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dengan berdiam diri, bahkan
mereka mungkin masih diperhitungkan sebagai orang bijak (lihat Amsal 17:28)
Ini bukan berarti bahwa banyak berbicara itu
berhikmat. Sama sekali tidak. Ada orang-orang bodoh yang keblinger. Tidak sadar
diri. Dalam kebodohannya mereka mengoceh begitu rupa yang justru semakin
menunjukkan kebodohan mereka sendiri (lihat Amsal 15:2)
Dan sepertinya kita sudah sampai pada masa
dimana orang-orang bodoh tidak lagi malu untuk berkata-kata dan berkomentar semaunya
sendiri. Dan, sedihnya,  Indonesia
dipenuhi orang-orang semacam ini. Orang-orang bodoh yang tidak memahami apa-apa namun berani
berkomentar seolah-olah mereka paling tahu, paling benar, menghujat kesana kemari
dan memandang pemikirannya merupakan solusi terbaik bagi berbagai masalah yang
ada. Ini berlaku di semua level kehidupan. Baik terkait masalah pribadi sampai
pada permasalahan² bangsa.
Alangkah baiknya apabila kita belajar untuk
mempelajari dan menyelami segala sesuatu dengan seksama. Mencari dan mendengar
dari berbagai sumber. Menguji segala sesuatu. Dan yang terbaik di antara
semuanya, kita mencari Tuhan dan berdiam diri di kaki-Nya. Mendengar apa yang
hendak disampaikan-Nya kepada kita terkait masalah yang sedang terjadi dan
sedang kita hadapi.
Jangan menjadi orang bodoh (yang suka disebut
plonga plongo itu). Apalagi menjadi orang bodoh yang sok -sesuatu yang lebih
menyedihkan dan memuakkan daripada orang bodoh yang berdiam diri.
Hendaklah kita tidak mudah terbawa emosi
apalagi dalam kebodohan. Jauh lebih baik kita mencari kebenaran dan kehendak
Tuhan. Dan itu dimulai dari kesediaan untuk belajar dan menjadi pendengar yang
rendah hati
Amsal 18:13 (TB)
Jikalau seseorang memberi jawab sebelum
mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya.
Salam revival
Tuhan Memberkati Kita Semua



Bagi saudara-saudari yang berminat bergabung dalam group whatsapp dapat menghubungi no whatsapp 082299968682 atau 081803895744 atau 08980858661

Dengan bersedia mengikuti persyaratan di bawah ini:

PERSYARATAN BERGABUNG DALAM GROUP WHATSAPP WORSHIP CENTER INDONESIA